THIK POL–Pameran Seni Rupa dan Arsip KSB ES-A UNISSULA

11136779_1040136662681780_7595202865866998061_n

Pameran seni rupa dan arsip yang merupakan program dari Departemen Seni Rupa UKM KSB (Kelompok Seni Budaya) ES-A UNISSULA bertajuk “Thik Pol – Putaran Pertaruhan” ini diselenggarakan tanggal 13-17 April 2015 di Klub Merby, Jl. MT. Haryono No. 653, Semarang. Menampilkan karya dari 10 seniman yang dikuratori oleh M. Salafy Handoyo dari ORArT ORET. Para seniman yang terlibat yaitu Isma Isna Sanny, Ramadita Bagus S., M. Zaky Mubarok, Ilham Setyawan, Febrian Jalu, Awit Anggara, Ade Ayu A., Eri Hariyanto, Gozi Prayudi, dan Riyan Antoni W.

Dalam proses brainstorming atau diskusi antara kurator dengan para seniman untuk menemukan tema, Mas Ridho—sapaan akrab M. Salafy Handoyo—melontarkan konsep tentang metropolitan atau kota besar. Hal tersebut berdasarkan pemikiran bahwa suatu karya seni dapat dengan mudah diciptakan dari konsep yang dekat dengan sang seniman. Kota Semarang merupakan sebuah kota besar dengan beberapa kota lebih kecil di sekitarnya yang saling mendukung dan memengaruhi. Fenomena-fenoma yang terjadi di kota metropolitan ini dilihat sebagai putaran pertaruhan yang disimbolkan sebagai Thik Pol. Thik Pol diambil dari nama permainan zaman baheula, mungkin dari zaman orangtua kita karena saya sendiri tidak tahu permainan itu, ada hubungannya dengan jentik (jari kelingking) dan jempol.

IMG-20150413-WA0002
Kami di Klub Merby Centre, di antara karya para seniman muda dari UKM KSB ES-A UNISSULA, Semarang

Saya baru pertama kali ke Klub Merby. Ternyata tempatnya asyik. Ada ruang terbuka atau taman di area tengah yang digunakan untuk live accoustic, ruang diskusi, serta pementasan tari dan teater. Karya-karya seni dipamerkan di ruang pamer di lantai 3 yang terbuka ke arah taman. Karya yang dipamerkan berupa seni lukis, instalasi, dan fotografi. Selain itu dipamerkan juga arsip KSB ES-A dari lima departemennya, departemen musik, seni rupa, tari, teater, dan kreativitas.

Thik Pol diskusi
Suasana diskusi bersama Mas Ridho, Gozi Prayudi, dan Singgih Adhi Prasetyo

Proses untuk mewujudkan pameran ini berlangsung sekitar 4 bulan, meliputi proses brainstorming, pembuatan karya, dan penggalangan dana. Salah satu kegiatan penggalangan dana dilaksanakan di ORArT ORET ArtSpace pada 11 Januari 2015. Pameran seni rupa ini merupakan yang pertama dari Departemen Seni Rupa  KSB ES-A dan selanjutkan akan menjadi program tahunan.

Semangat KSB ES-A!

11058572_1041183239243789_3171811522318498056_n
Segenap panitia dan seniman Thik Pol

(Dokumentasi oleh ORArT ORET dan UKM KSB ES-A UNISSULA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s