GAPPALA UKDW di ACC III – Semarang

Jadi, hari ini (Sabtu, 4 Maret) adalah hari yang luar biasa buat saya. Siang tadi waktu jalan-jalan di CL (Citraland Mall), secara nggak sengaja ketemu sama sepupu dari Kudus. Lalu, waktu sudah di rumah, nggak berapa lama kemudian dapat kabar dari saudara yang lain kalau mereka lagi di Semarang.

Saya selalu senang kalau ketemu saudara. Dan hari ini senangnya dobel. Apalagi kalau saudara saya itu dari GAPPALA UKDW yang sedang ikut lomba panjat di UDINUS.

Setelah dapat kabar, saya nggak perlu waktu lama untuk siap-siap plus makan siang, lalu meluncur ke UDINUS yang jaraknya dari rumah sekitar 15 menit naik motor. Saya nggak langsung ketemu mereka waktu sampai di lokasi. Kemungkinan mereka ada di ruang karantina peserta, menunggu giliran.

Kompetisi panjat tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Mapala UDINUS, Aldakawanaseta ini terdapat nomor lead untuk kategori umum, Mapala, dan pelajar, baik putra maupun putri. Pada daftar peserta Lead Mapala Putra yang ditempel di papan pengumuman, saya melihat dua nama peserta dari GAPPALA UKDW di sana. Lumayan banyak juga peserta untuk nomor lead ini, hampir 100 peserta, dan sepertinya saya belum terlambat untuk melihat giliran dua saudara saya.

Jadi, saya duduk bersama penonton lain untuk melihat para peserta yang bertanding. Agak lama juga hingga akhirnya nama Fery Liyut (Tune) disebut, peserta pertama yang mewakili GAPPALA, untuk mempersiapkan diri. Kemudian masih beberapa peserta lagi barulah giliran Faldi Lara (Upkay).

gappala-ukdw_tune
Fery Liyut (Tune) dari GAPPALA UKDW
gappala-ukdw_upkay
Faldi Lara (Upkay) dari GAPPALA UKDW

Sepanjang sore hingga malam tadi saya nyaman sekali menonton para peserta panjat sambil menyapa dan ngobrol dengan teman-teman Mapala lainnya. Momen berharga yang jarang saya dapatkan selepas kuliah. Bertukar cerita dengan Tune dan Upkay tentang teman-teman di GAPPALA dan kegiatannya bikin saya teringat masa-masa kuliah dulu ketika masih sering nongkrong dan berkegiatan di GAPPALA.

Bagi saya, GAPPALA bukan sekedar organisasi, tapi juga keluarga. Kuliah saya menjadi lebih menyenangkan karena saya punya saudara-saudara di GAPPALA—dengan berbagai kegiatan dan juga konflik di dalamnya. Selepas kuliah, kekeluargaan di GAPPALA masih dan selalu melekat erat. Kami terus menjalin komunikasi. Entah itu yang satu generasi, maupun lintas generasi. Maka, walaupun sudah jadi alumni, saya bisa mengikuti perkembangan kegiatan GAPPALA dan membantu bila diperlukan.

Namun, mendapat informasi dari media sosial maupun berinteraksi lewat ponsel, tak bisa sepenuhnya melegakan rasa kangen. Jadi, bisa ketemu dan ngobrol dengan mereka berdua benar-benar menyenangkan. Setelah sekian lama, saya pun merasa utuh kembali.

Tune dan Upkay berangkat bersama rombongan Mapala Jogja lainnya. Selain GAPPALA, ada tiga Mapala lagi, yaitu Mushroom UTY, MAPAWIMA, dan MAPALISTA. Mereka ramai-ramai naik motor ke Semarang hari Jumat malam.

GAPPALA nggak lolos di kompetisi kali ini. Tapi, saya bangga pada dua saudara saya yang di tengah kesibukannya menyelesaikan skripsi masih bisa meluangkan waktu untuk membawa nama GAPPALA di dunia persilatan kancah kompetisi nasional dan menjalin keakraban dengan Mapala lain. Saya juga senang bisa turut merasakan semangat perjuangan di Aldakawanaseta Climbing Competition (ACC) III ini. Semangat positif yang menular.

Masih banyak pertandingan lain menanti, banyak kesempatan untuk diraih. Hidup dan jayalah selamanya, GAPPALA UKDW.

acc-iii_gappala-ukdw
Saya bersama para atlet panjat GAPPALA, Upkay (kiri) dan Tune (kanan)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s